News update:

Popular Posts

Polewali Mandar

Mancanegara

Rumah Adat Tokayan

Rumah Adat Tokayan adalah Rumah Adat Mamuju

Tedong Bonga

Tana Toraja tak cuma terkenal dengan budaya nya, daya tarik lain yakni adanya rumah dari kerbau termahal di dunia.

Rumah Adat Mamuju

Rumah raja mamuju dibangun tanpa menggunakan paku, tetapi menggunakan pasak untuk menyatukan balok-balok kayu

Baju Adat Toraja

Pakaian adat Toraja yang telah dimodifikasi dan dikenakan oleh duta Indonesia dalam ajang Manhunt International 2011

Wisata Kali Mamuju

Kawasan objek wisata permandian alam Kali Mamuju, Sulawesi Barat mulau dipadati pengunjung saat libur panjang

Tampilkan postingan dengan label Industri Mamuju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Industri Mamuju. Tampilkan semua postingan

Industri Rotan Cirebon Pindah Ke Mamuju

Sabtu, 07 Januari 2012

 Industri Rotan di Cirebon, Jawa Barat akan dipindahkan ke Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dalam rangka menjadikan daerah itu sebagai sentra produksi rotan di Indonesia.

"Telah ada keputusan Menteri Perdagangan yang telah menyetujui industri rotan Cirebon dipindahkan ke Mamuju," kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, kesepakatan Me.nteri Perdagangan tersebut terjadi setelah kami melakukan presentase selama 12 jam mengenai pentingnya sentra produksi rotan dibangun di Provinsi Sulbar.

Menurut dia, sentra produksi rotan penting dibangun di Sulbar karena sekitar 70% rotan di Pulau Sulawesi sebagai penyumbang terbesar produksi rotan Indonesia, terdapat di Mamuju Provinsi Sulbar.

"Mamuju beberapa tahun silam merupakan daerah penghasil rotan di Indonesia, namun kondisi itu terhenti karena rotan sebagai bahan baku industri tidak lagi dikembangkan masyarakat karena nilainya yang sangat rendah," katanya.

Ia mengatakan, rotan sudah tidak dikembangkan lagi masyarakat karena nilai jualnya rendah dan tidak menjanjikan bagi kesejahteraan petani, karena distributor harus mengeluarkan biaya besar bagi distribusi rotan sebagai bahan baku ke sejumlah daerah industri rotan di Pulau Jawa.

"Biaya distribusi rotan Mamuju ke industri di Jawa begitu tinggi, sehingga membuat harga rotan di Mamuju menjadi rendah," katanya.

Oleh karena itu gubernur mengatakan, pemerintah di Sulbar telah melakukan komunikasi dengan Menteri Perdagangan dan meminta pemerintah pusat untuk menjadikan Mamuju sebagai daerah sentra produksi dan industri rotan.

"Telah disiapkan lahan seluas 2.000 hektare, untuk membangun industri rotan, sehingga ketika industri itu berjalan maka produksi rotan Mamuju akan meningkat dikelola masyarakat," katanya.

Menurut dia, produksi rotan Mamuju yang mencapai 100 ton diperkirakan akan meningkat lima kali lipat menjadi 500 ton, dan berpengaruh bagi peningkatan pendapatan masyarakat setempat.

Di Sulbar terdapat sejumlah daerah penghasil rotan seperti Mamuju, dengan luas lahannya mencapai 341.036,66 hektar yang tumbuh di kawasan Hutan Lindung (HL) dan di Hutan Produksi Terbatas (HPT).

"Luas kawasan hutan rotan terbesar di Mamuju itu tersebar pada sejumlah kecamatannya diantaranya di Kecamatan Kalukku, Tappalang, Bonehau, Kalumpang, Tommo, Budong-Budong dan Kecamatan Karossa,"kata Gubernur
Kemudian, Mamuju Utara pada urutan kedua dengan mencapai 91.893,47 hektare, Mamasa mencapai 64.970,46 hektare, Polman 54.225,09 hektare dan Kabupaten Majene mencapai 43.478,96 hektare.(Iwn/Ant)

Cadangan Batubara Mamuju Diprediksi 2,5 Juta Ton

Kamis, 05 Januari 2012




MAMUJU- PT Mandiri Dondang Coal yang saat ini melakukan tahap eksplorasi meyakini cadangan batubara yang ada di perut bumi Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, diprediksi mencapai 2,5 juta ton dengan asumsi dari 3.000 hektare luas areal yang akan digarap.

Hal ini disampaikan langsung ketua tim penyusun Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Andal) Tambang Batubara, Dr. Achmad Patoni di Mamuju, Senin (2/1).

Menurutnya, potensi tambang batubara terbesar terdapat di Kalimantan dan terbesar kedua terdapat di Sulbar.

Ia menyampaikan, cadangan batubara yang saat ini tengah dilakukan tahap eksplorasi di Kabupaten Mamuju memiliki potensi hingga 2,5 juta ton dengan luas areal pertambangan sebanyak 3.000 hektare dengan ketebalan sekitar 0,25 meter.

"Tambang batubara yang ada di Mamuju lebih dalam sehingga harus dilakukan penggalian sekitar antara 10 hingga 20 meter. Tidak seperti potensi tambang yang ada di daerah lain yang memiliki ketebalan lebih sedikit dibandingkan di Mamuju,"ungkapnya.

Namun demikian, kata dia, sebelum cadangan batubara digarap maka terlebih dahulu dilakukan analisis dampak lingkungan.

Ia menyampaikan, tambang batubara menjadi salah satu energi alternatif pengganti minyak dan gas.

"Batubara salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi bahan baku alternatif pengganti migas kebutuhan industri PLTU,"kata dia.

Olehnya itu kata dia, cadangan migas yang ada di Mamuju ini diharapkan bisa tergarap sehingga menjadi aset untuk kepentingan daerah dan negara.

Dia menambahkan, potensi tambang batubara yang ada di Mamuju ini jelas akan mampu memberikan kontribusi positif terhadap daerah termasuk mampu mengurangi angka pengangguran.

"Jika tambang batubara beroperasi maka ribuan tenaga kerja akan terserap oleh perusahaan yang akan melakukan ekploitasi,"ungkap Achmad.

Mamuju

Apa yang paling banyak di sulbar...?

 

© Copyright Berita Mamuju 2010 -2011 | Design by Mamasa Cyber News | Published by Berita Mamuju | Powered by MCN 2012.